I don't Own any of these Images...I just found them on the web.

Berita SATU Media
Powered by Conduit Mobile

Follow

MITSUBISHI MOBIL - EVENT

 

MITSUBISHI MOBIL - EVENT TEST DRIVE

MITSUBISHI MOBIL - EVENT

Ajang Test Drive Showroom Event

“Bulan Ceria Mitsubishi”

Sabtu-Minggu  4-5 Mei  2013

PT Sun Star Motor
Jl. Ir H.Juanda No.35 Bulak Kapal Bekasi

mitsubishi online

mitsubishi online


mitsubisi mirage,mobil mitsubishi,mitsubishi lancer,mitsubishi pajero,mitsubishi outlander,jual mitsubishi,beli cash,kredit mobil,mitsubishi eclipse


mitsubisi mirage,mobil mitsubishi,mitsubishi lancer,mitsubishi pajero,mitsubishi outlander,jual mitsubishi,beli cash,kredit mobil,mitsubishi eclipse


 

Cermati Hal Ini Sebelum Mengambil KPR

Cermati Hal Ini Sebelum Mengambil KPR


Cermati Hal Ini Sebelum Mengambil KPR

 
Membeli rumah merupakan satu langkah besar yang tidak bisa dianggap remeh. Segala sesuatunya harus dipertimbangkan masak-masak, apakah akan membeli rumah dengan metode kas keras, tunai bertahap, atau dengan mengambil kredit pemilikan rumah (KPR). Karena masing-masing metode mempunyai karakter yang berbeda.

Bagi Anda yang akan membeli rumah dengan metode KPR, Aidil Akbar, penasihat keuangan independen, mempunyai beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan.
Perhatikan kemampuan bayar cicilan
Rasio membayar cicilan adalah 30% dari pendapatan. Jika Anda sudah berkeluarga, kemampuan membayar cicilan harus didasarkan pada perhitungan pendapatan utama salah satu pihak, istri atau suami, dan bukan merupakan pendapatan gabungan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saat di kemudian hari istri atau suami tidak bekerja lagi.

“Jadi lebih baik periksa kemampuan membayar dulu baru mencari rumah yang harganya sesuai dengan plafon kita,” kata Aidil di Jakarta, Rabu (24/4).
Perhatikan tingkat suku bungaSelain memperhatikan level suku bunga saat ini, Anda juga harus memperhatikan jangka waktu bunga fix yang ditawarkan. “Cari bank yang menawarkan suku bunga rendah yang fix-nya panjang. Ini juga tergantung negosiasi antara pencari kredit dengan pihak bank,” imbuh Aidil.
Sediakan uang muka sebesar 45% dari harga rumahAturan Loan to Value (LTV) oleh Bank Indonesia memang mewajibkan pembayaran uang muka rumah KPR sebesar 30%. Tetapi jika ditambah cicilan pertama dan biaya administrasi akad KPR dan lainnya, maka uang yang dibutuhkan lebih dari 30% dari harga rumah.
“Untuk amannya, siapkan sekitar 40% sampai 45% dari harga rumah,” ungkap Aidil.
Selamat mengansur KPR.
 kpr
Im Suryani
imsuryani@rumah.com

Foto: http://www.facebook.com/aidilakbarmadjid


 

Ngabisin Stock SX4 2013

Iklan Baris Detikcom

 Buruan…

KESEMPATAN EMAS hanya dibulan ini

Dapatkan 
NEW SUZUKI SX4 CROSS OVER MC

Hanya dengan TDP 23 jutaan
Kesempatan terbatas tinggal 2 Unit

HUB: 
Apih P 
021-99041300
0815 13663635
0812 1882 3636 
suzuki sx4

suzuki sx4

 

Dinosaurus Mengerami Telur Seperti Burung

Dinosaurus Mengerami Telur Seperti Burung | Sains | Beritasatu.com

 sains 

Dinosaurus Mengerami Telur Seperti Burung

Ilustrasi dinosaurus dan telurnya.
Ilustrasi dinosaurus dan telurnya. (sumber: Livescience.com)
 
Dinosaurus bertelur, hal itu tidak diragukan lagi. Namun para ilmuwan masih belum jelas apakah binatang purba itu mengerami telur seperti burung atau menguburnya seperti buaya.
Penelitian terbaru sekarang menemukan bahwa setidaknya satu jenis dinosaurus memakai pendekatan seperti burung untuk menetaskan telurnya.

Troodon adalah jenis dinosaurus kecil pemakan daging yang panjangnya hanya sekitar 2,4 meter, hidup sekitar 75 juta tahun yang lalu dan menginkubasi telurnya seperti burung di jaman modern.

Sebagian besar jenis burung mengerami telur agar hangat, namun buaya dan kerabatnya mengubur telur sepenuhnya.

Perbedaan dari kedua cara ini terlihat di cangkang telur. Pada telur buaya terdapat banyak lubang pori agar bisa terjadi pergantian udara dan air, jangan sampai telur itu kehabisan udara di sarang yang tertutup dan lembab. Telur burung atau unggas yang terekspos ke udara terbuka memiliki pori yang lebih sedikit akar tidak gampang mengering.

Darla Zelenitsky, peneliti dinosaurus dari University of Calgary dan David Varricchio, paleontologis dari Montana State University, mempelajari sarang telur Troodon dari Kanada hingga Montana, Amerika Serikat untuk menemukan tanda kalau telur-telur itu dikubur.
Mereka membandingkan pori cangkang telur dengan telur buaya modern, telur burung yang dikubur di gundukan, dan telur burung yang dierami.

Mereka menemukan bahwa jumlah pori itu bervariasi pada telur dinosaurus, sehingga diduga dinosaurus meletakkan telurnya secara vertikal di lumpur atau pasir, namun tidak mengubur sepenuhnya. Kemudian terjadi kontak langsung antara dinosaurus dewasa dengan bagian atas telur yang setengah terkubur itu, kata Varricchio.

"Terdapat persamaan dengan cara menetaskan telur oleh burung Plover Mesir yang mengerami telur dengan posisi setengah terkubur di tempat berpasir dalam sarang," kata Varricchio.
Burung plover menetaskan telur dengan menguburnya di pasir yang hangat sembari mengerami dengan perut yang basah untuk menyalurkan suhu dingin dari atas.

Penulis: Heru Andriyanto/HA
Sumber:Livescience.com

 

10 Hari Diluncurkan, Facebook Home Sudah Diunduh 500.000 Kali

10 Hari Diluncurkan, Facebook Home Sudah Diunduh 500.000 Kali | Digital-life | Beritasatu.com


iptek 

10 Hari Diluncurkan, Facebook Home Sudah Diunduh 500.000 Kali

Illustrasi Facebook
Illustrasi Facebook (sumber: AFP PHOTO)
 
Jakarta - Baru sepuluh hari diluncurkan, tampilan muka Home dari Facebook sudah diunduh lebih dari 500.000 kali, demikian ungkap analist teknologi mobile, Benedict Evans pada Minggu (21/4).

Sebelumnya Facebook menargetkan aplikasinya itu akan diunduh sebanyak lebih dari satu miliar kali. Tetapi meski sudah mencapai angka setengah juta, jumlah itu masih jauh dari rekor dua jagoan Facebook di Google Play, yakni Facebook Messenger dan Instagram yang masing-masing sudah mencapai 100 juta dan 500 juta unduhan.
Meski demikian harus diingat bahwa Facebook baru memperkenalkan aplikasi itu pada hanya beberapa gadget dan bukan mustahil akan menjadi salah satu aplikasi andalan Facebook di dunia mobile yang terus berkembang.

Awal tahun ini, Evans menunjukkan bawah pada kuartal tiga 2012, pengguna aplikasi Facebook di antara pengguna perangkat mobile mencapai angka 470 juta, naik dari hanya 240 juta pada awal tahun.

Penulis: Liberty Jemadu/BER
Sumber:ZD Net
 

Google Street View Rambah 50 Negara, Termasuk Indonesia | Digital-life | Beritasatu.com

Google Street View Rambah 50 Negara, Termasuk Indonesia | Digital-life | Beritasatu.com


Google Street View Rambah 50 Negara, Termasuk Indonesia

Mobil Google Street View di jalan Gatot Subroto, Jakarta, 9 April 2013.
Mobil Google Street View di jalan Gatot Subroto, Jakarta, 9 April 2013. (sumber: Heru Andriyanto/ Beritasatu.com)

Jakarta - Sepertinya baru kemarin layanan Google Street View tersedia hanya di sebagian kecil wilayah di dunia, namun Google pekan ini mengumumkan Street View sekarang telah merambah 50 negara, dan mobil-mobil pemetaannya telah menempuh 5 juta mil (8 juta km) jalan.

Dan tampaknya Indonesia juga sudah menjadi target Google, berdasarkan pantauan Beritasatu.com yang memergoki salah satu mobil itu menyusuri jalan Gatot Subroto, Jakarta, awal bulan ini.

Google meluncurkan Street View pada 2007 di lima kota di Amerika Serikat, dan layanan itu sekarang sudah mencakup banyak negara, termasuk Hongaria dan Lesotho yang belakangan ini ditambahkan.

Setelah itu juga Polandia dan Romania, dan lokasi-lokasi lain di sleuruh dunia.
Update yang terakhir diklaim Google sebagai yang terbesar dalam pemetaan Street View, yang mencakup 350.000 mil jalan di 14 negara. Negara-negara yang sudah mendapatkan layanan ini juga mengalami update, seperti Prancis, Italia, Polandia, Romania, Rusia, Singapura dan Thailand.

Belum ada pemberitahuan khusus soal Indonesia, apakah hanya akan fokus ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali, atau seluruh provinsi. Indonesia akan menjadi tantangan berat bagi Street View, karena area dari Sabang sampai Merauke mungkin setara lima negara di Eropa, dan banyak jalan tikus tak bernama, atau jalan-jalan besar dengan nama sama, seperti Jenderal Sudirman, Gajah Mada dan lain-lain.

Penulis: Heru Andriyanto/HA
 

Selamat Datang Desa.id

 

UN Kacau Balau, DPR Kecewa Kinerja Kemdikbud | Pendidikan | Beritasatu.com

UN Kacau Balau, DPR Kecewa Kinerja Kemdikbud | Pendidikan | Beritasatu.com
berita pendidikan nasional 

UN Kacau Balau, DPR Kecewa Kinerja Kemdikbud

berita pendidikan nasional
Ilustrasi ujian nasional (sumber: JG/Yudhi Sukma Wijaya)

Makassar - Komisi X DPR RI menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), akibat amburadulnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di hampir seluruh provinsi di Tanah Air.
"Fakta berbicara lain, makanya kami semua di Komisi X sangat kecewa dengan UN yang kacau ini. Padahal setiap kali melaporkan katanya persiapannya sudah matang, tapi yang terjadi sampai hari ini berbalik kan," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Syamsul Bahri saat berdialog dengan jajaran Pemprov Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel di Makassar, Senin (22/4).
Ia mengatakan permasalahan UN pada 2013 tidak boleh terulang lagi pada tahun-tahun mendatang.
Pihaknya berharap kepada Kemendikbud untuk bisa menjelaskan permasalahan itu supaya mereka tidak mengulangnya pada tahun mendatang.
Komisi itu sudah melayangkan surat panggilan kepada Mendikbud Muhammad Nuh untuk memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban kepada DPR terkait dengan pelaksanaan UN 2013.
"Kita akan minta klarifikasi Jumat (26/4) malam nanti. Apa masalahnya, termasuk sentralisasi percetakan sehingga UN amburadul begini, apa yang terjadi dan bagaimana rencana mereka terhadap UN 2014," kata Syamsul yang didampingi beberapa anggota DPR RI di antaranya Vena Melinda, Ulfah Hermanto, dan Ahmad Zainuddin.
Ia mengatakan hingga saat ini masih banyak pihak yang memperdebatkan soal teknis UN. Perdebatan itu mulai dari pencetakan naskah ujian yang tersentralistik hingga materi teknis lainnya.
DPR, katanya, setuju dengan UN yang dijadikan sebagai ukuran pemerataan pendidikan.
Akan tetapi, terkait dengan hasil UN yang akan dijadikan sebagai tiket untuk masuk ke perguruan tinggi, dia menyatakan perlunya Kemendikbud mempunyai ukuran yang lain, tanpa melihat hasil UN.
"Hasil UN itu tidak mencerminkan kualitas siswa yang sebenarnya dan ini yang menjadi tantangan kita bersama. Harus ada ukuran lain selain dari hasil UN itu," katanya.
Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Professor Halide yang hadir dalam dialog itu menyatakan berang dengan amburadulnya pelaksanaan UN yang hampir terjadi di seluruh provinsi.
Ia menyampaikan pesan melalui Komisi X DPR itu untuk disampaikan kepada Kemendikbud terkait kekecewaan terhadap pelaksanaan UN.
Ia mengaku sejak awal tidak pernah setuju jika pencetakan UN harus dipusatkan di Jakarta.
Alasan penolakan itu, katnaya, karena letak geografis, terutama di Indonesia bagian timur yang cukup sulit untuk distribusi soal ujian.
Ia menjelaskan UN yang dilaksanakan serentak dengan mencetak naskah UN yang tersentralisasi di Jakarta, akan berpengaruh pada distribusi.
"Dari Januari 2012 saya suda sampaikan ke Kemendikbud terkait risiko sentralisasi percetakan, saya bilang tinjau ulang, tapi karena tidak didengar maka beginilah hasilnya," katanya.
Ia menjelaskan kondisi geografis di Indonesia bagian timur, antara lain berupa kepulauan, pegunungan, dengan infrastruktur jalan yang masih kurang bagus sehingga distribusi soal ujian membutuhkan waktu yang lama.
Dia menyatakan tuntutan agar Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggungjawab atas permasalahan itu.
Ia menyatakan persoalan tersebut bukan semata-mata kesalahan Kemendikbud.
"BSNP dan Litbang Kemendikbud, selain Pak Menteri yang paling bertanggungjawab. Ini dikerjakan bersama-sama dan disepakati bersama, makanya semua harus bertanggungjawab," katanya.
Halide juga mempertanyakan alasan Kemendikbud yang tidak melakukan kontrak dengan percetakan terkait agenda UN.
Seharusnya, katanya, Kemendikbud memberikan kontrak yang jelas, termasuk kapan soal dicetak dan waktu didistribusikan ke daerah.
Selain itu, Halide mengemukakan bahwa pengawas sekolah bukan cuma dilakukan oleh guru, akan tetapi petugas bagian tata usaha juga terpaksa turun tangan.
Oleh karena itu, dia berharap kepada Komisi X DPR agar bisa menyampaikan hal itu kepada Mendikbud agar kementerian itu menerima saran-sarannya untuk bahan evaluasi agar tidak terjadi kekacauan UN, seperti saat ini.


Penulis: /ARD

Sumber:ANT

 

LBC, Pap Smear Modern Deteksi Lebih Akurat

 

Jenderal Djoko Mengantuk dan Dimarahi Hakim

Jenderal Djoko Mengantuk dan Dimarahi Hakim | Nasional | Beritasatu.com
 Beritasatu.com 



Ngantuk Bang...??


Jenderal Djoko Susilo terlihat mengantuk saat Jaksa penuntut umum membacakan dakwaan pada sidang perdana kasus korupsi simulator SIM.

Penulis: BeritaSatu TV/MLM

 

Suami-Istri Cerai karena Beda Partai ARSIP PEMILU

 

KPR Bagi Kalangan Informal Meluncur di Juni 2013

KPR Bagi Kalangan Informal Meluncur di Juni 2013 | Hunian | Beritasatu.com

Kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non fix income) bakal diluncurkan pada Juni 2013. KPR ini diberikan untuk kalangan informal dengan penghasilan berkisar Rp 3,5- 5 juta per bulan.
 
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengatakan, program KPR ini diberikan setelah BTN melakukan kajian yang mendalam.

“Kami ingin membantu masyarakat non fix income yang ingin memiliki rumah. Karena pada dasarnya mereka memang mampu mencicil,” ujar dia di Batam, pekan lalu.

Maryono menjelaskan, pemberian kredit bagi kalangan informal memang rawan sehingga berpotensi memperbesar kredit bermasalah (non performing loan/ NPL) bagi perusahaan.
“Namun, kami tetap peduli pada mereka. Karena itu, kami memberikan sejumlah syarat agar masyarakat informal bisa mendapatkan kredit tersebut,” tegas dia.

Syarat mendapatkan kredit informal ini antara lain batas penghasilan masyarakat non fix income antara Rp 3,5- 5 juta per bulan, dan harus bergabung dalam sebuah kelompok atau koperasi.

“Kredit informal ini sudah diberikan kepada pedagang bakso di Yogyakarta,” ungkap Maryono.
Hingga kuartal I-2013, BTN masih menjadi penyalur terbesar KPR bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Per umahan (FLPP). Realisasi hingga Maret tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun dari 16.737 rumah dari KPR konvensional dan syariah.

“Realisasi ini hanya sebesar 12% dari target tahun 2013. Rendahnya penyerapan KPR FLPP karena stok rumah bersubsidi juga minim. Kami harapkan kuartal II dan III bisa lebih cepat,” jelas dia.

 Nasabah melintas di depan Bank BTN


Penulis: Ely/FER

 

KPK Kembangkan Kasus Lahan Makam

 

Kompensasi Pengendalian BBM Tetap akan Diberikan

 

TABLOID



TUMBLR

Google+ Followers